Sabtu, 27 Desember 2014

"HANEBU" Senjata rahasia Jerman Pada Perang Dunia II


"HANEBU" Senjata rahasia Jerman Pada Perang Dunia II (Teknologi Perangkat Tempur Series)
Pada sekitar pertengahan abad 20, Hitler dengan nazi-nya telah membawa Eropa masuk ke dalam teror yang mencapai puncak dengan pecahnya perang dunia ke II (1939-1945). Pada masa itu, Hitler berusaha dengan keras untuk menguasai seluruh Eropa dan dunia dengan cara apapun, mulai dari mistik hingga teknologi. Dan dari sinilah muncul legenda-legenda luar biasa mengenai nazi, salah satunya adalah legenda bahwa nazi dengan suatu cara berhasil membangun pesawat berbentuk piringan dengan kemampuan luar biasa yang sering disebut dengan ufo nazi.

Jika kita berbicara mengenai ufo nazi, maka yang dimaksud “ufo” disini adalah pesawat berbentuk piringan. Kita tidak sedang berbicara mengenai pesawat alien.

Catatan awal
Perang dunia II adalah perang senjata rahasia. Pada masa ini, senjata-senjata dashyat berhasil diciptakan. Mulai dari mesin pemecah kode hingga bom atom. Dan sesudah berakhirnya perang itu, beredar rumor bahwa nazi memiliki senjata rahasia berupa pesawat berbentuk piringan dengan kemampuan anti gravitasi dan mampu terbang melebihi kecepatan suara.

Rumor ini sepertinya diteguhkan oleh banyak saksi dan laporan. Belakangan disebut juga bahwa nazi memang memiliki dua jenis pesawat berbentuk piringan yang paling terkenal, yaitu seri Haunebu dan V-7. Namun perlu saya tegaskan sekali lagi bahwa sebagian peneliti masih meragukan bahwa nazi telah berhasil mencapai teknologi ini.

Pada awal tahun 1950, Giuseppe Beluzzo, seorang ilmuwan Italia dan mantan menteri era Mussolini menulis mengenai ufo nazi di sebuah artikel di surat kabar Italia “Il Giornale d’Italia”. Ia menulis bahwa sesungguhnya Jerman telah mempelajari desain pesawat berbentuk piringan sejak tahun 1942. Pada bulan yang sama dengan penerbitan artikel itu, seorang insinyur Jerman bernama Rudolf Schriever memberikan pengakuan kepada majalah Der Spiegel bahwa ia telah mendesain pesawat berbentuk lingkaran dengan diameter 15 meter.

Kisah Schriever ini kemudian dituangkan dalam sebuah buku yang ditulis oleh seorang penulis bernama Rudolf Lusar.

Nazi ufo – catatan Rudolf Lusar
Pada tahun 1950an, Rudolf Lusar menulis sebuah buku berjudul “German secret weapons of world war II”. Lusar adalah seorang mayor di militer Jerman unit teknis selama perang dunia II. Dalam bukunya tersebut, Lusar menceritakan banyak hal mengenai senjata rahasia nazi. Namun yang paling menarik perhatian adalah bab yang berjudul “Wonder Weapons”.

Menurut Lusar, desainer pesawat Jerman bernama Rudolf Schriever bersama rekan-rekannya, Habermohl, Mierth dan Bellanzo, sedang mengerjakan beberapa pesawat berbentuk piringan selama masa perang dunia II. Salah satu fasilitas produksinya adalah pabrik yang terdapat di dekat Breslau, Polandia. Mierth berhasil membuat sebuah prototype pesawat berbentuk piringan dengan diameter 137 meter dengan punuk di atasnya yang berfungsi sebagai kokpit.

Pesawat ini disebut menggunakan “tenaga mesin jet yang disesuaikan”. Menurut Lusar lagi, pesawat itu akhirnya hancur ketika pabrik itu diledakkan sendiri oleh pasukan Jerman untuk mencegahnya jatuh ke tangan Sovyet tahun 1945.

Di lokasi pabrik kedua di luar kota Praha, Ceko, Kelompok lain yang dipimpin oleh Schriever dan Habermohl juga mengerjakan pesawat berbentuk piringan yang lain. Diagram yang dibuat oleh Lusar menunjukkan pesawat tersebut memiliki bentuk piringan dengan kokpit berbentuk telur. Pesawat itu juga dilengkapi dengan bilah baling-baling untuk mengangkatnya dari tanah.

Pesawat ini konon diujicobakan pada tahun 1945 dan mampu mencapai ketinggian 12 kilometer hanya dalam tempo 3 menit. Disebut juga bahwa pesawat itu bahkan bisa terbang mencapai kecepatan maksimal hingga 2.000 km/jam, yang artinya lebih cepat dari kecepatan suara.

Klaim ini tentu saja sangat mengejutkan mengingat catatan resmi pesawat pertama yang melampaui kecepatan suara adalah pesawat buatan Amerika yang memecahkan rekor itu tahun 1947.

Nazi ufo – Kesaksian Victor Schauberger
Tentu saja, banyak peneliti yang meragukan kesaksian Lusar mengingat hampir tidak pernah ada bukti mengenai senjata-senjata rahasia nazi. Kemudian, seorang jurnalis penerbangan bernama Nick Cook menjadi tertarik untuk meneliti masalah ini dan kemudian bepergian untuk mengunjungi lokasi-lokasi yang disebut-sebut oleh Lusar. Cook akhirnya menemukan satu nama yang mungkin berkaitan dengan keberadaan ufo nazi, yaitu Victor Schauberger.

Cook mengunjungi cucu Schauberger dan menemukan catatan-catatan desain pesawat yang dimiliki olehnya. Menurut Schauberger, ia mampu membuat sebuah mesin yang memiliki kemampuan untuk “terbang mengikuti alam”. Salah satu proyek yang sedang dikerjakan oleh Schauberger adalah sebuah pesawat berbentuk piringan yang menggunakan sistem “Mesin pendorong vortex”. Teorinya adalah, jika air atau udara berotasi membentuk gulungan, yang juga dikenal dengan sebutan “colloidal”, maka saat itu akan dihasilkan energi yang cukup untuk mengangkat sebuah objek, termasuk pesawat.

Konon Schauberger berhasil membangun beberapa model pesawat semacam ini. Salah satunya memiliki diameter hingga 15 meter. Bahkan disebut-sebut bahwa satu dari beberapa model pesawat ini benar-benar bisa terbang. Uji cobanya dilakukan pada tanggal 19 Februari 1945 dan berhasil mencapai ketinggian 45.000 kaki hanya dalam tempo 3 menit. Pesawat ini kemudian sering disebut dengan sebutan V-7, yang merupakan kependekan dari Vril-7.

Schauberger juga mengakui bahwa salah satu prototype yang didesainnya dibangun dengan menggunakan tenaga kerja paksa dari kamp konsentrasi di Mauhausen. Dalam catatan Schauberger juga disebut bahwa prototype pesawat itu dihancurkan dalam usaha mencegahnya jatuh ke tangan pasukan sekutu.

Setelah perang dunia ke II berakhir, Schauberger pindah ke Amerika Serikat dan bekerja untuk proyek rahasia pemerintah Amerika Serikat. Ia meninggal tahun 1958.

Cook percaya bahwa kisah yang diceritakan oleh Schauberger tidak dibuat-buat. Ia juga menyimpulkan bahwa teknologi nazi itu kemudian diambil oleh pemerintah Amerika dan Sovyet. Bahkan pemerintah Amerika bertindak lebih jauh dengan menjalankan “Operation Paperclip” dimana ilmuwan-ilmuwan Jerman diselundupkan dengan diam-diam ke Amerika Serikat.

Ilmuwan-ilmuwan ini kemudian bekerja untuk proyek-proyek angkasa Amerika. Salah satunya adalah ilmuwan Jerman yang bernama Wernher Von Braun yang kemudian bekerja untuk NASA. Ia adalah orang yang menciptakan wahana Saturn V yang berhasil mendaratkan Neil Armstrong di bulan.

Nazi ufo – mitos atau fakta
Tentu saja ketika berbicara mengenai pesawat ufo nazi, orang-orang bukannya kagum dengan bentuknya yang bulat. Namun yang dipertanyakan adalah apakah Jerman benar-benar berhasil membuat sebuah pesawat anti gravitasi ? Dan apakah benar Jerman berhasil membuat pesawat yang berhasil mencapai ketinggian 45.000 kaki hanya dalam tempo 3 menit ? Atau apakah Jerman benar-benar berhasil membuat pesawat yang berhasil mencapai kecepatan suara 2 tahun sebelum Amerika ?

Seorang insinyur aeronautika bernama Roy Fedden percaya bahwa Jerman memiliki teknologi itu. Fedden berkata :

“Saya telah melihat desain dan rencana produksi mereka dan menyadari bahwa jika saja mereka bisa memperpanjang perang selama beberapa bulan, maka kita akan melihat konfrontasi udara yang sangat berbeda”

Kesaksian ini juga diteguhkan oleh Kapten Edward J Ruppelt dari project blue book :

“Ketika perang dunia II berakhir, Jerman telah memiliki beberapa bentuk pesawat yang radikal dan beberapa pengendali rudal. Mayoritas pesawat itu memang masih dalam masa uji coba, namun pesawat itu adalah satu-satunya pesawat yang dianggap mampu mencapai kemampuan mendekati obyek-obyek yang diamati para pengamat ufo.”

Mungkin saja Jerman benar-benar berhasil membuat pesawat seperti ini. Pada masa perang dunia II, banyak penampakan objek terbang misterius yang disebut foo fighters yang dilaporkan oleh para pilot pesawat tempur. Pada saat itu banyak yang percaya bahwa foo fighters adalah senjata rahasia Jerman.

Avro Canada – proyek ufo yang gagal
Kecurigaan ini kembali berkembang setelah ada usaha dari Amerika dan Kanada untuk membuat pesawat terbang berbentuk piringan setelah perang dunia II berakhir. Pada tahun 1953, sebuah perusahaan penerbangan bernama Avro Canada mengumumkan bahwa mereka sedang mengembangkan VZ-9-AV Avrocar, sebuah pesawat jet yang dipercaya mampu mencapai kecepatan 2.400 km/jam.

Namun uji coba pesawat ini mengalami kegagalan terus menerus hingga akhirnya proyek ini dihentikan total pada tahun 1961 setelah menghabiskan dana 10 juta dolar.

Insinyur Georg Klein dari Jerman mengklaim bahwa teknologi pesawat ini adalah hasil karya nazi Jerman.

Nazi dan Antartika
Sebenarnya legenda ufo nazi bukanlah sesuatu yang luar biasa. Kisah ini menjadi luar biasa ketika seorang penulis bernama Ernst Zundel menulis buku yang berjudul “UFOs : Nazi Secret Weapons ?”. Dalam buku itu ia menulis bahwa setelah berakhirnya perang dunia II, Hitler berhasil melarikan diri ke Antartika dan membuat markas ufo disana. Kisah yang ditulis Zundel sangat erat kaitannya dengan teori Hollow Earth yang dipercaya sebagian orang. Lagipula, nazi pernah mengklaim wilayah New Swabia di Antartika sebagai kepunyaan Jerman dan mengirim ekspedisi ke tempat itu pada tahun 1938.

Kisah Zundel kemudian menjadi sangat populer dan hingga saat ini, banyak yang percaya bahwa Hitler secara diam-diam berada di belakangan kemunculan ufo yang marak setelah perang dunia II. Tapi tentu saja kisah ini tidak memiliki fakta dan bukti sama sekali. Apalagi setelah diketahui bahwa Zundel menjual tiket untuk eksplorasi ke Antartika seharga $9.999 untuk mencari pintu masuk Hollow Earth.

Lalu ada lagi klaim dari Vladimir Terziski, seorang insinyur Bulgaria yang mengatakan bahwa Jerman bersama Italia dan Jepang telah membangun markas bersama di Antartika dan terus mengerjakan proyek rahasia mereka dari sana. Ia juga mengatakan bahwa Jerman telah berhasil mendarat di bulan pada tahun 1942 dan membangun markas rahasia disana.

Nazi ufo – antara imajinasi dan kenyataan
Sepertinya manusia punya kebiasaan untuk mengkultuskan para tokoh dunia yang dianggap kharusmatik, dan karena ada penulis-penulis seperti Zundel dan Terziski, maka ingatan kita akan Hitler dipenuhi oleh mitos-mitos yang tidak berdasar.

Namun soal ufo nazi, Saya percaya bahwa nazi bisa saja telah mencapai teknologi seperti itu. Apalagi jika kita membaca sejarah bahwa keberhasilan teknologi angkasa Rusia dan Amerika sangat dibantu oleh para ilmuwan Jerman yang hijrah ke negara itu.

Konon, menurut para motivator, mereka yang memiliki ambisi akan dapat mencapai banyak hal, tidak peduli apakah ambisi tersebut didasari oleh niat baik ataupun niat jahat.

Kamis, 25 Desember 2014

untitled (chapter 1)

                                                               STRANGER (chapter 1)

  •  Dia
Matahari mulai memancarkan sinarnya untuk membangunkan semua orang. senin pagi di kota achtung semua orang mulai terbangun dari mimpi indahnya, seperti biasa achtungmulai di hiasi oleh orang2 sibuk. Kendaraan yg sangat berisik dengan klaksonnya karena kemacetan, orang2 kantor yg mulai berhampuran dikejar waktu, juga siswa-siswi yg mulai menampakkan rasa sedihnya meratapi sekolah :v . seperti kota2 biasa achtung memiliki keindahan yg dimiliki kota2 lain, juga memiliki sisi buruk yg juga dimiliki kota2 lain namun lebih ekstim. achtung kota kecil dengan penduduk yg menyedihkan. Pendapatan masyarakat achtung yg rendah memicu tingkat kriminalitas yg tinggi. Namun para aktor crime di kota itu kebanyakan bukanlah kelas teri dan kacangan melainkan kelas kakap ke atas. Sudah 10 tahun lamanya kota ini di biarkan menjadi sarang Bug Crime. Ironisnya baru 2 tahun ini pihak berwajib melakukan tindakan lanjut untuk achtung dan itu sudah sangat terlambat 10 tahun.
Buswaypun datang, semua orang yg berada di halte mulai berebut masuk. Bus sudah mulai penuh dan pintu busway akan tertutup, ia dengan segera memaksa masuk. Sangat sempit dan panas sekali di dalam bus meski bus tersebut berAC. Beberapa menit kemudian bus mulai agak longgar karena beberapa penumpang yg mulai menyusut dan dua orang yg sangat asing mulai masuk. Beberapa menit di dalam bus dua orang itu rupanya berniat jahat kepada seorang wanita yg berada di depannya. Kedua pria tersebut terlihat bekerjasama untuk mencopet barang yg dimiliki wanita tersebut, salah satu berada di sebelah kiri wanita tersebut dan salahsatunya lagi berada di belakang kanan wanita itu untuk merogoh tas wanita tersebut.  Seorang gadis SMA melihat kejadian itu, dan ia mulai berfikir “sepertinya kedua bajingan itu akan keluar dihalte berikutnya”, gumam gadis itu dalam hati. Beberapa menit kemudian pintu bus mulai terbuka dan dua penjahat itu segara beranjak dari bus, saat penjahat yg satunya sudah turun dan satu penjahat yg membawa barang rampasan wanita tadi sedang hendak turun tiba2 kantong tempat ia menyimpan barang rampasan itu di rogoh oleh gadis SMA tadi, diambilnya lalu menendang keluar penjahat itu lalu penjahat itu berteriak “WOI !” lekas beberapa detik, pintu busway langsung tertutup dan jalan.  Gadis SMA itu langsung tersenyum lega dan mengembalikan dompet yg dicuri kepada wanita tadi “terimakasih sekali !” terlihat sumringah wajah wanita itu.
Sampailah gadis itu di halte tujuannya. Seperti biasa, ia selalu menutupi sebagian mukanya menggunakan saputangan miliknya kemanapun ia berjalan sambil menundukkan kepalanya. Baginya itu adalah sebagian dari etika sopan santun kepada orang2 yg sedang berada disekitarnya juga bertujuan untuk menutupi identitasnya meskipun ia bukanlah orang penting. Gadis ini bernama Linda. rambut ikal yg kecoklatan sebahu, berkulit putih langsat dan agak sawo matang, memiliki wajah oriental,pemalu tapi pemberani juga dia adalah anak yg berbeda. namun entah bagaimanalah, seperinya kata2 "berbeda/perbedaan" adalah kata2 yg sangat memotivasi dirinya. kebanyakan orang membenci "perbedaan" dan menganggapnya sebagai "racism" tapi baginya "perbedaan" adalah identitas masing2 orang (kepribadian dasar), namun sayangnya banyak orang disekitarnya yg sebagian besar adalah orang yg terlalu normal dan peniru. itulah salah satu alasan Linda untuk malas berkomunikasi terbuka terhadap masyarakat “ orang2 huh?? begitu menyebalkan. sangat muak aku dengan tingkahnya dan lihatlah aku sudah terpengaruh oleh kebusukan mereka !!” entah bagaimana tapi kata2 tersebut selalu terselip dalam pikirannya.


  • Membosankan
Baru saja sekitar bulan Agustus lalu Linda mulai memasuki SMA, tapi rasanya sudah seperti 100 tahun lamanya berada di siberia dan menjalani Gulag disana. “aku pikir akan lebih menyenangkan jika ada teroris mamasuki sekolahan ini lalu melakukan bom bunuhdiri haha” gumamnya. Bagaimana Linda bisa betah di SMAnya jika disekitarnya dipenuhi orang2 dgn ego dan gengsi yg tinggi,serta orang2 yg terlalu normal dan berfikiran rendah. Lingkungannya yg sekarang sudah jauh berbeda dan sangat menyedihkan di bandingkan lingkungannya yg dulu pada saat masa2 sekolah sebelumnya, walaupun tak terlalu menyenangkan tapi setidaknya ia dapat memiliki teman2 yg ikhlas,bersahabat dan dapat dipercaya walaupun seiring dgn berjalannya waktu akan mereka berubah dan tak lagi menjadi temannya “yah setidaknya aku PERNAH memiliki dan merasakan masa2 itu” pikirnya. “entah bagaimanalah, sepertinya semakin kedepan waktu berlalu semakin bodoh dan terkikis jamannya” pikir Linda dgn keheranan. Sebenarnya ia memiliki alasan yg kuat untuk mejelaskan mengapa ia menjadi anak yg sangat tertutup kepada orang2. Karena setelah pengalaman yg ia lalui dalam kehidupan bermasyarakatnya selama beberapa bulan terakhir menyimpulkan bahwa seiring berjalannya waktu orang2 yg semula menyenangkan akan berubah menjadi monster jahat yg kanibal, memakan sesama spesiesnya. Semua kehidupan yang Linda rasakan ini sama persis dengan sebuah lagu yg di tulis oleh Noel Gallagher yg berjudul Champagne supernova
 


  • The most worst feels moment ive ever feel
      Hari demi hari Linda lalui seperti biasa, bersekolah dengan tugas yg menumpuk, sedang sangat malas dan bosan, sudah mulai kusam pandangannya pada dunia, tayangan berita lokal ttg criminalitas di Achtung semakin ramai, pertengkarannya dengan keluarganya, dsb.
      Malam itu hujan turun sangat deras sekali. Orang tuanya yg masih saja terus bertengkar sampai  terdengar dari dalam kamarnya padahal sudah ditutup rapat dan pertengkaran itu menggangu konsentrasi Linda terhadap PR nya, namun karena Linda sudah terbiasa dgn suasana itu ia tdk terlalu memikirkannya. Linda membuka pintu kamarnya lalu menuju ke ke dapur untuk mengambil beberapa makanan untuk camilan. Sesempainya di dapur ia tdk mendapati apapun yg bs dimakannya kecuali “racun tikus?? Sorry buddy not now.” gumam linda sambil nyengir. “ayah dan ibu bertengkar pasti karena mereka sedang kehabisan uang” pikir Linda dalam hati. Saat linda dalam perjalanannya kembali ke kamar, ia mendapati kakak kedua Linda yg bernama Nova yg sedang aneh dibalik pintu kamarnya yg setengah tertutup “hei apa yg kau lakukan?” ekspresi Linda dgn wajah serius, Nova tampaknya tdk menghiraukan kehadiran Linda dan tidak menjawab. “bensin sudah mahal, klo ayah beli motor baru emangnya ayah bs beli bensin setiap minggunya?!!” terdengar suara ibunya dlm pertengkaran. “kalau gak ada ongkos beli bensin jual aja motornya dibeliin bensin !!” seu ayahnya dlm pertengkaran.Nova terlihat aneh, tertawa tawa sendiri dan bergumam. “hei kau sedang membuat lelucon tentang mereka yah?!” tanya linda semakin serius dan agak geram. “ah sudahlah kerjain dulu Prmu sana !” seru Nova sambil menutup pintu dgn keras. Saat Linda meneruskan langkahnya ia mendapati kakak pertama Linda yg bernama Tito yg terlihat sedang melakukan urusan pribadinya. “kak punya camilan gak??” tanya Linda dengan ekspresi sedih. Tito tdk menghiraukan keberadaan Linda dan terus melanjutkan *fap-fap-fap*. Dari ekspresi Linda yg sedih berubah ke ekspresi yg geram dan menantang. Tiba2 Linda terlihat seperti akan teriak “AYAH KAK TITO LAGI FAP!!”namun tidak terjadi karena Tito melepas tangannya dari fap dan secepat kilat menutup mulut Linda dgn kanan tangan Tito yg berbekas fap.
“ssh shh shhh !!!” bisik Tito sejenak lalu melepas tangannya dari dari mulut Linda
“dafuq, TANGAN ABIS FAP DIPAKE NUTUPIN MULUT AKU !!!” teriak Linda dgn kesal
Lalu Tito mengelap tangan kanannya ke celananya dan gantian menutup mulut Linda dgn tangan kirinya yg berbekas fap juga. “shhhh shhh ssssssshhhh!!!” Linda meronta2 lalu Tito melepas tangannya dari mulut Linda.
                “dapuq apa2an ini??! FAK BAU FAP!!!” teriak Linda lagi dengan kesal”
Lagi2 Tito mengelap tangan kirinya ke celananya dan kali ini ia hanya menggunakan jari telunjuknya dan mendekatkannya ke mulutnya sendiri. “Shhhh shhh ssshhh shhh !! pelan2 dasar dada rata !” bisik tito. Linda “fak [[bpcrymeme]]”. Saat Linda hendak berlalu, ternyata Tito sudah mengambil tindakan dan memberinya sesuatu.
                “nih !” kata Tito sambil menyodorkan sbungus makanan
                “kenapah?” tanya Linda polos
                “lu rese klo lagi laper” kata Tito dgn ekspresi yg persis di iklan snickers lalu menutup pintu kamarnya dan menguncinya.
* ”damn you vroh !” gumam linda dlm hati


                *play “louis armstrong what a wonderfull world mp3” Malam hari yg kelam dgn hujan badai itupun berlalu, bergantian dgn senyum cerah sang mentari. Linda bergegas untuk bersiap pergi ke sekolah.  dlm perjalanannya ke sekolah ia menyanyikan sebuah lagu yg berjudul “what a wonderful world”
I see trees of green, red roses too
I see them bloom for me and for you
And I think to myself what a wonderful world.
*Linda bernyanyi sambil memperhatikan sekitar

I see skies of blue and clouds of white,”
*Linda turun dari sepeda motor yg diboncengkan kknya

The bright blessed the day, the dark sacred night
And I think to myself what a wonderful world.
*saat Linda sedang berjalan menuju ke gerbang sekolah ia mendapati salah satu siswa diSMAnya di antar oleh Ibunya dan mencium pipi Ibunya sbg tanda perpisahan didepan gerbang.Linda merasa minder dan nyesek, akhirnya ia mempercepat langkahnya memasuki sekolahan.

The colors of the rainbow so pretty in the sky
Are also on the faces of people passing by.
*siang itu Linda mulai bosan karena hanya berdiam diri saja didlm kelas pada setiap jam istirahat. Ia mulai bosan lalu mencoba untuk keluar sebentar dari kelas dan menghirup udara segar.

I see friends shaking hands saying how do you do?"
*ternyata nyesek moment Linda tadi pagi masih berlanjut, Ia melihat sepasang sahabat yg begitu akrab dan berpelukan.

But what they're really saying is I love you."
*dengan cepat kilat Ia mengalihkan pandangannya, namun Ia malah melihat sepasang kekasih pelajar sedang duduk2 di teras dgn suka ria bercanda. Linda menghela nafas dan masuk ke dalam kelasnya

I hear baby's crying and I watched them grow
They'll learn much more than I'll ever know 
*dalam perjalanan pulang Linda ia melihat seorang anak beusia 5th yg menangis, lalu ibu anak itu pergi membelikannya balon dari tangis menjadi tawa anak yg terlihat bahagia. lalu ayah dari anak itu menggendong anak itu di pundaknya

And I think to myself what a wonderful world.
* lalu ayah dari anak itu menggendong anaknya di pundaknya. Mereka beranjak dari tempatnya semula, dengan mesranya kedua orang tua itu saling begandengan dan anak yg di gendongnya tertawa bahagia


Yes, I think to myself what a wonderful world.Linda mengucapkan kata terakhir dari lagu tersebut sambil menitihkan airmata dan menatap jendela kamarnya.